Kisah Tragis Bintang Hollywood Marilyn Monroe



Dunia mengenalnya sebagai Marilyn Monroe, tapi sebelum itu ia hanyalah seorang bayi bernama Norma Jean Mortenson. Lahir 1 Juni 1926 di Los Angeles. Ibunya sakit mental, ayahnya tak pernah hadir. Sejak hari pertama, hidupnya sudah dimulai tanpa kepastian dan tanpa rasa aman.

Tahun 1931 hingga 1942, Norma Jean berpindah dari satu panti. Ke panti lainnya, agar dirinya selalu dapat perhatian dari pengurus, atau orang yang menjaganya dipanti asuhannya. Sejak saat itu Norma Jean selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain atau orang yang mengurusnya di Panti asuhannya.

Sampai akhirnya ditahun 1942 Norma Jean Menikah saat usianya baru 16 tahun, ia menikah bukan karena cinta melainkan ia tak ingin balik lagi ke Panti dan para pengasuhnya, meski pernikahan itu tidak lama.

1944 ia bekerja di pabrik pesawat radioplane saat perang dunia kedua, di sana seorang fotografer militer bernama David Connover memotretnya untuk dokumentasi perang. Foto-foto itu memperlihatkan sesuatu yang berbeda, bukan hanya cantik, tapi punya daya tarik kamera yang kuat. Hasil foto tersebut dikirim ke agensi Model dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya.



Norma Jean ditawari kontrak dari buruh pabrik, menjadi seorang model. Ia mulai dilihat sebagai calon bintang, di titik inilah hidupnya benar-benar berubah arah. tahun 1946 ia mengubur nama Norma Jean dan menggantinya. Sejak saat itu lahirlah nama baru Marilyn Monroe. Ia menandatangani kontrak film pertamanya.

Tapi antara 1946 hingga 1952, Hollywood lebih sering menolaknya. Ia dijuluki Dumb Blonde. cantik tapi dianggap tidak pintar. tahun 1953 menjadi titik balik hidup Marilyn Monroe. film Gentlemen Prefer Blones meledak. Untuk pertama kalinya, ia bukan pelengkap, ia adalah pusat perhatian. Dari gadis panti asuhan, ia berubah menjadi bintang Hollywood yang tak bisa diabaikan.



Tahun 1954 hingga 1955 adalah puncak kejayaannya. Adegan Gaun Putih dalam The Seven Year Age (1955) menjadikannya ikon dunia. Marilyn Monroe dijuluki Sex Symbol nomor satu dunia. Ia adalah wajah Hollywood, simbol kecantikan Amerika dan idola jutaan orang.

1956 hingga 1961, Marilyn mulai runtuh. Ia menikah dengan Arthur Miller berharap dihargai sebagai aktris. Tapi tekanan, keguguran, insomnia dan depresi membuatnya bergantung pada obat penenang. Semakin terkenal, hidupnya justru semakin hancur. Hingga 5 Agustus 1962, Marilyn Monroe ditemukan meninggal di rumahnya di Los Angeles pada usia 36 tahun.

Penyebab resmi, overdosis obat tidur jenis Barbiturat. Apakah kecelakaan atau bunuh diri? Hingga kini... Masih menjadi perdebatan Marilyn Monroe tidak mati di puncak sorotan tapi di puncak kesepian, hingga hari ini namanya tetap hidup, bukan karena hidupnya sempurna, tapi karena lukanya terasa nyata bagi banyak orang. Dunia mencintai Mariline Monroe, tapi tidak pernah benar-benar menjaganya.




~ THANK ~ YOU ~

Posting Komentar

0 Komentar