Asal Muasal Nama Sawangan Depok



Sawangan, tanah yang menyimpan pandangan masa lalu. Pernahkah kamu melewati Sawangan dan bertanya? Kenapa sih namanya Sawangan? Ternyata, nama itu bukan sekadar nama. Ada kisah lama yang pernah hampir hilang dari ingatan kita, bayangkan Sawangan ratusan tahun lalu.

Belum ada jalan besar, belum ada permahan modern, yang ada hanya hamparan tanah luas, bukit kecil, dan pemandangan yang membuat siapapun bisa menyawang, melihat jauh ke depan. Dan dari sini lah, legenda nama Sawangan bermula.

Dalam bahasa Sunda, Sawang berarti melihat, memandang, karena dari bukit-bukit itu lah para penduduk dulu sering berhenti untuk memandangnya alam. Tempat ini adalah wilayah agraris, ladang, kebun kelapa, kopi, padi, dan sungai-sungai yang mengalir tenang.

Tak ada yang menyangka, daerah yang kita kenal macet hari ini dulu adalah tempat yang begitu sunyi dan luas, tapi semuanya berubah ketika belanda datang. Sawangan waktu itu dikenal sebagai lan Sawangan, tanah milik kongsi-kongsi kolonial.

Dua bangsauan belgia, Bernart dan Albrick Dubus di sini, pernah menguasai lahan-lahan besar di sini ladang-ladang penduduk berubah menjadi perkebunan kopi dan karit. Sawangan menjadi bagian dari roda ekonomi kolonial, namun, sejarah tak hanya bicara soal penjajahan.

Di Sawangan pula, jejak perlawanan pernah tercetak, ada sebuah monument batu-tuah, batu tugu Sawangan, yang menjadi symbol perjuangan warga setempat batu itu bukan sekadar tumpukan bebatuan, tapi saksi bisu bagaimana warga Sawangan tak tinggal diam saat kolonial mengambil tanah mereka.

Lalu waktu bergerak cepat perkebunan berubah jadi kampung-kampung. Kampung berubah jadi kecamatan, perumahan terus tumbuh, jalan semakin ramai, dan Sawangan berubah menjadi wilayah urban yang kita kenal sekarang.

Sebuah tempat yang menyimpan lapisan- lapisan sejarah, meski banyak sudah dilupakan, dan hari ini mungkin saat kamu lewat Sawangan kamu tak lagi melihat bukit-bukit yang dulu jadi asal namanya, tapi kalau kamu tahu ceritanya. Kamu sedang berjalan di tanah yang pernah memandang masa depan jauh sebelum kita lahir.



~ THANK ~ YOU ~

Posting Komentar

0 Komentar